Penandatangan Kerjasama (MOU) antara DPD Perbarindo Bali dengan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) terselenggara di Kebon Vintage, Biaung, Denpasar pada Jumat (22/7/2022). Diharapkan dengan MoU ini dapat memberikan manfaat dan berdampak positif bagi nasabah BPR.

I Ketut Wiratjana S.E, Ketua DPD Perbarindo Bali menyatakan: penandatangan MOU kerjasama DPD Perbarindo Bali dengan BPJS ketenagakerjaan sudah terlaksana. “Karena program BPJS ketenagakerjaan ada yang perlu disandingkan dengan produk BPR. Penjaminan sosial yang memang dibentuk oleh Undang-undang, Ini saya yakin pasti baik,” ujarnya.

Acara dihadiri oleh perwakilan dari 134 BPR anggota DPD Perbarindo Bali. “Tadi sudah disampaikan ke BPJS Ketenagakerjaan, semua BPR tertarik, BPR antusias,” ujarnya.

Harapan ke depan, agar BPR tetap eksis, berkembang, sehingga harapan bersama masyarakat Bali bangkit. Dikatakan lebih lanjut, perkembangan BPR pada 2022 mulai ada titik terang. Aset total Rp 18 triliun. Kepada BPJS, diharapkan program BPJS berjalan sesuai harapan.

Sementara itu, I Made Suarja, S.H. M.H., sekretaris DPD Perbarindo Bali menambahkan, dalam hal bisnis sudah pasti ada risiko. “Ketika ada hal (risiko) terjadi, bisa diarahkan, untuk belajar memitigasi risiko. Ini baik sekali. Kami pikirkan proteksi manakala ada hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Made Saurja yang juga Dirut BPR Udary menambahkan “untuk di Gianyar sudah lengkap, masyarakat sudah tahu BPJS Ketenagakerjaan mereka tahu manfaat, risiko yang kemungkinan bisa terjadi,” ujarnya. Harapannya, agar masyarakat cerdas mengambil investasi. “Agar kita lebih nyaman dan tidak takut risiko di kemudian hari. Mari cerdas investasi,” tutupnya. (K.yess/Gumikbali.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *