Klungkung –BPR Sari Jaya Sedana terus memperkuat sinergi dengan lembaga keuangan berbasis masyarakat. Pada Selasa (26/5/2026), BPR yang berkantor di Jl. Raya Sampalan Klungkung ini menggelar talkshow bersama KSP Bhakti Karya Artha Desa Besan Klungkung di Radio Bokashi FM Klungkung.

Kegiatan talkshow tersebut membahas perkembangan koperasi, penguatan permodalan anggota, serta peluang kolaborasi antara BPR dan koperasi simpan pinjam dalam mendukung ekonomi masyarakat desa.

Ketua KSP Bhakti Karya Artha, Komang Sudarsi, menjelaskan bahwa pertumbuhan koperasi yang dipimpinnya menunjukkan perkembangan cukup baik. Hingga saat ini, aset koperasi disebut telah mencapai sekitar Rp24 miliar.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan anggota serta upaya pengurus dalam menjaga kepercayaan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris KSP Bhakti Karya Artha, Wayan Ariadi, mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan permodalan koperasi agar struktur modal semakin kuat dan sehat. Ia menargetkan permodalan koperasi dapat mencapai minimal 30 persen dari total aset.

Salah satu strategi yang disampaikan yakni mendorong anggota memanfaatkan fasilitas pinjaman koperasi untuk menambah simpanan pokok maupun simpanan wajib sebagai langkah memupuk modal bersama.

“Semakin kuat modal koperasi, maka kemampuan koperasi dalam memberikan pelayanan dan pengembangan usaha juga akan semakin baik,” ujarnya dalam talkshow tersebut.

Pihak BPR Sari Jaya Sedana menilai sinergi antara BPR dan koperasi menjadi langkah penting dalam memperluas inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan anggota koperasi di pedesaan.

Melalui kegiatan edukasi dan dialog interaktif di radio lokal, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya penguatan lembaga keuangan berbasis komunitas sebagai penopang ekonomi daerah. (D.W/Gumikbali.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *