Gianyar – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Elang Sedana Amertha menunjukkan kinerja positif sepanjang Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT), koperasi ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp256 juta dengan total aset mencapai Rp19,7 miliar, mendekati angka Rp20 miliar.
Ketua KSP Elang Sedana Amertha, I Dewa Made Suparta, menyampaikan capaian tersebut saat ditemui Newsyess, Rabu (28/1/2026), di Kantor KSP Elang Sedana Amertha, Batubulan, Kabupaten Gianyar. Menurutnya, kinerja koperasi tahun 2025 patut disyukuri karena sejumlah indikator utama mampu melampaui target rencana kerja, khususnya pada pertumbuhan anggota dan penyaluran kredit.
“Secara SHU (Sisa Hasil Usaha untuk Anggota) kita mencapai sekitar Rp250,6 juta. Tahun sebelumnya di angka Rp212 juta, artinya naik sekitar 21 persen, dan jika dibandingkan dengan rencana kerja, realisasinya mencapai 117 persen, atau 17 persen di atas target,” jelasnya
Meski demikian, Dewa Suparta mengakui bahwa target aset belum sepenuhnya tercapai. Namun ia menegaskan, orientasi utama koperasi bukan semata-mata pada penumpukan aset, melainkan pada penyaluran kredit yang sehat dan produktif kepada anggota.
“Yang penting kredit bisa tersalurkan. Kenapa kredit kadang tidak maksimal? Karena modal kita belum kuat. Saat ini modal baru di kisaran 18 persen, sementara idealnya minimal 30 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini Loan to Deposit Ratio (LDR) KSP Elang Sedana Amertha berada di kisaran 50 persen. Jika modal anggota meningkat, koperasi optimistis LDR bisa didorong hingga 70 persen, sehingga kapasitas penyaluran kredit akan jauh lebih besar.
Oleh karena itu, dalam RAT 2025, pengurus menekankan pentingnya kepatuhan anggota dalam menyetor simpanan wajib sebagai kekuatan utama koperasi. “Modal kita hanya dari anggota. Kalau semua patuh setor simpanan wajib, koperasi akan jauh lebih kuat,” tegasnya.
Dalam persaingan dengan koperasi lain, KSP Elang Sedana Amertha dinilai cukup kompetitif, terutama dari sisi suku bunga kredit. Untuk pinjaman di atas Rp500 juta, koperasi ini menetapkan bunga 1 persen, lebih rendah dibanding koperasi lain yang rata-rata di angka 1,2 persen, bahkan bagi koperasi dengan aset di atas Rp50 miliar.
“Kita berani bersaing. Untuk kredit besar, bunga kita lebih ringan dan prosesnya juga lebih mudah,” ungkap Dewa Suparta. Terkait manfaat bagi anggota, ia menyampaikan bahwa pembagian dividen dilakukan secara periodik. Kepada anggota lainnya tetap memperoleh manfaat berupa berbagai program insentif, hadiah langsung, serta penghargaan bagi nasabah terbaik.
Selain itu, koperasi juga menjalin kerja sama dengan BPR sebagai mitra pendukung pembiayaan dan sponsor kegiatan RAT, sebelum dana dialokasikan kembali dalam bentuk kredit kepada anggota.

Memasuki Tahun Buku 2026, KSP Elang Sedana Amertha menargetkan pertumbuhan aset sebesar 3,5 persen dan penyaluran kredit hingga 9 persen. Untuk mendukung target tersebut, koperasi berencana memperkuat sumber daya manusia, termasuk merekrut satu tenaga Account Officer (AO) tambahan guna mengoptimalkan penyaluran kredit.
Saat ini, jumlah anggota KSP Elang Sedana Amertha tercatat sekitar 1.000 orang, dengan total anggota hingga pendiri mencapai lebih dari 1.020 orang. Sepanjang 2025, terjadi penambahan sekitar 200 anggota baru. Untuk tahun 2026, koperasi menargetkan penambahan minimal 100 anggota baru, namun dengan penekanan pada kualitas, bukan sekadar kuantitas.
“Anggota berkualitas itu yang paham produk koperasi, aktif menabung, memanfaatkan kredit sesuai kebutuhan, dan berpartisipasi. Prinsipnya dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” jelasnya. Ia pun mengajak seluruh anggota agar menjadikan koperasi sebagai rumah utama dalam mengelola keuangan.
“Kalau punya dana, simpan di koperasi. Kalau butuh pinjaman, ambil di koperasi. Jangan ke tempat lain. Kalau anggota solid, koperasi pasti kuat,” pungkasnya. Dengan fondasi kebersamaan dan partisipasi aktif anggota, KSP Elang Sedana Amertha optimistis dapat terus tumbuh sebagai lembaga keuangan kerakyatan yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Gianyar. (Newsyess)
