{"id":1762,"date":"2022-08-21T13:34:32","date_gmt":"2022-08-21T13:34:32","guid":{"rendered":"https:\/\/gumikbali.co.id\/?p=1762"},"modified":"2022-08-21T23:29:11","modified_gmt":"2022-08-21T23:29:11","slug":"kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/","title":{"rendered":"Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: D. Wijaya<\/p>\n<p>Kebebasan sering dikaitkan dengan kebahagiaan. Persepsi kebahagiaan setiap orang berbeda. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa kebahagian itu adalah kalau sudah mendapatkan apa yang dimau, pekerjaan sesuai harapan, kalau sudah kaya-raya, jabatan tinggi dan mendapat penghormatan masyarakat.<\/p>\n<p>Kebebasan itu sejatinya suatu nilai kemanusiaan yang dapat menjamin individu, seseorang untuk mendapatkan kebebasan memilih, melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Kebebasan itu tidak adanya penindasan, pemaksaan kehendak dan kesetaraan dalam hukum. Awal kemunculan semangat kebebasan adalah pada zaman Renaisans, masa di mana masyarakat Eropa berusaha membebaskan dirinya dari kekuasaan yang membatasi kebebasan orang untuk berpikir. Perkembangan selanjutnya muncul kebebasan dibidang politik, diawali pemikiran Montesquieu dan Rousseau dengan adanya revolusi di Amerika dan Prancis. Termasuk juga pada jaman kemerdekaan Indonesia untuk membebaskan diri dari praktik kolonialisme dan imperialisme Belanda.<\/p>\n<p>Tidak hanya dalam ususan negara, sosial kemasyarkatan, dalam urusan pribadi, setiap individu ingin mendapatkan kebebasan. Bebas mengekspresikan pribadinya dalam batasan batasan norma sosial dan norma kesusilaan yang ada. Pada posisi demikian ini diperlukan ruang untuk privasi seseorang. Jangan mencapuri urusan pribadi orang terlalu jauh yang berakibat pada dilanggarnya privasi dan kebebasan seseorang.<\/p>\n<p>Menghargai privasi orang lain dalam bahasan ini dapat diartikan suatu sikap yang tidak terlalu peduli pada orang lain, jangan sampai orang lain tersinggung ketika seseorang mengejar apa yang tidak boleh orang lain ketahui. Rasa peduli yang berlebihan tidak ubahnya dengan sifat posesif. Posesif adalah satu sifat yang merasa menjadi pemilik atas yang lain. Secara psikologi, posesif memiliki arti sikap yang terlalu mengontrol, mengatur, atau menguasai orang lain sehingga kebebasannya merasa dirampas. Atas nama mahluk sosial, kepedulian pada orang lain sangat penting, namun demikian, tidak cukup alasan untuk memantaskan setiap orang boleh tahu semua masalah orang lain.<\/p>\n<p>Memiliki rasa peduli pada seseorang, apalagi pada orang yang disayang, sangatlah manusiawi. Bahkan, jika kita tidak memiliki rasa peduli, bisa jadi kemanusiaan kita dipertanyakan. Peduli adalah salah satu bentuk dari cinta dan kasih sayang. Ketika orang lain memerlukan bantuan, wajar mendapat pertolongan, walau tidak berarti menjadi alasan untuk mengorek-ngorek segala sesuatu yang menjadi privasinya, ingin tahu sesuatu yang orang lain tidak ingin mengetahuinya. Untuk itu, sediakan ruang bahwa tidak semua orang, tidak semua masalah dapat diketahui, dicampuri orang lain.<\/p>\n<p>Bila sekali waktu kita menanyakan masalah yang bersifat pribadi, tetapi orang lain tidak memberi jawaban yang memuaskan, stop sampai disitu, jangan sekali-sekali diteruskan, hargai pendapatnya itu sebagai privasi. Namun tanpa disadari, seringkali kelewat batas dalam menaruh rasa peduli. Peduli yang berlebihan pada orang lain akan memproteksinya dari sesuatu yang menurut kita buruk, padahal belum tentu demikian adanya. Disinilah sumber masalahnya. Mungkin karena penjelasan serupa diatas, Albert Camus sang filsuf, penulis, dan jurnalis Prancis penerima Hadiah Nobel Sastra (1957) mengatakan demikian \u201cAgar bahagia, kita tidak boleh terlalu peduli dengan orang lain.&#8221;<\/p>\n<p>Tidak terlalu peduli dengan orang lain, sebagaimana dimaksud Albert Camus diatas, dapat dimaknai memberikan kebebasan kepada setiap orang, dan setiap orang diharapkan mampu memegang kendali atas sesuatu yang terjadi pada dirinya. Itulah kebebasan yang membahagiakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: D. Wijaya Kebebasan sering dikaitkan dengan kebahagiaan. Persepsi kebahagiaan setiap orang berbeda. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa kebahagian itu adalah kalau sudah mendapatkan apa yang dimau, pekerjaan sesuai harapan, kalau sudah kaya-raya, jabatan tinggi dan mendapat penghormatan masyarakat. Kebebasan itu sejatinya suatu nilai kemanusiaan yang dapat menjamin individu, seseorang untuk mendapatkan kebebasan memilih, melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1528,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-spirit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri - GUMIK BALI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tidak terlalu peduli pada orang lain, sebagaimana dimaksud Albert Camus diatas, dapat dimaknai memberikan kebebasan kepada setiap orang, dan setiap orang diharapkan mampu memegang kendali atas sesuatu yang terjadi pada dirinya. Itulah kebebasan yang membahagiakan.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: D. Wijaya Kebebasan sering dikaitkan dengan kebahagiaan. Persepsi kebahagiaan setiap orang berbeda. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa kebahagian itu adalah kalau sudah mendapatkan apa yang dimau, pekerjaan sesuai harapan, kalau sudah kaya-raya, jabatan tinggi dan mendapat penghormatan masyarakat. Kebebasan itu sejatinya suatu nilai kemanusiaan yang dapat menjamin individu, seseorang untuk mendapatkan kebebasan memilih, melakukan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GUMIK BALI\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-21T13:34:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-21T23:29:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"484\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"619\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Tidak terlalu peduli pada orang lain, sebagaimana dimaksud Albert Camus diatas, dapat dimaknai memberikan kebebasan kepada setiap orang, dan setiap orang diharapkan mampu memegang kendali atas sesuatu yang terjadi pada dirinya. Itulah kebebasan yang membahagiakan.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gumikbali\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/\",\"name\":\"GUMIK BALI\",\"description\":\"Gerakan Usaha Mikro Kecil\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg\",\"width\":484,\"height\":619},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/\",\"name\":\"Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri - GUMIK BALI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-21T13:34:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-21T23:29:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/#\/schema\/person\/13342aeb5563a969df48d63263ffa341\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/#\/schema\/person\/13342aeb5563a969df48d63263ffa341\",\"name\":\"gumikbali\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41ec0cf2a73ad4efeca972ba4d2fe66ad179bb92f2e31d5d0194bda2e15b24fd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41ec0cf2a73ad4efeca972ba4d2fe66ad179bb92f2e31d5d0194bda2e15b24fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"gumikbali\"},\"url\":\"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/author\/gumikbali\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri - GUMIK BALI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tidak terlalu peduli pada orang lain, sebagaimana dimaksud Albert Camus diatas, dapat dimaknai memberikan kebebasan kepada setiap orang, dan setiap orang diharapkan mampu memegang kendali atas sesuatu yang terjadi pada dirinya. Itulah kebebasan yang membahagiakan.","og_description":"Oleh: D. Wijaya Kebebasan sering dikaitkan dengan kebahagiaan. Persepsi kebahagiaan setiap orang berbeda. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa kebahagian itu adalah kalau sudah mendapatkan apa yang dimau, pekerjaan sesuai harapan, kalau sudah kaya-raya, jabatan tinggi dan mendapat penghormatan masyarakat. Kebebasan itu sejatinya suatu nilai kemanusiaan yang dapat menjamin individu, seseorang untuk mendapatkan kebebasan memilih, melakukan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/","og_site_name":"GUMIK BALI","article_published_time":"2022-08-21T13:34:32+00:00","article_modified_time":"2022-08-21T23:29:11+00:00","og_image":[{"width":484,"height":619,"url":"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Tidak terlalu peduli pada orang lain, sebagaimana dimaksud Albert Camus diatas, dapat dimaknai memberikan kebebasan kepada setiap orang, dan setiap orang diharapkan mampu memegang kendali atas sesuatu yang terjadi pada dirinya. Itulah kebebasan yang membahagiakan.","twitter_image":"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"gumikbali","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/#website","url":"https:\/\/gumikbali.co.id\/","name":"GUMIK BALI","description":"Gerakan Usaha Mikro Kecil","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gumikbali.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#primaryimage","url":"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg","contentUrl":"https:\/\/gumikbali.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ajikmanggi.jpeg","width":484,"height":619},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#webpage","url":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/","name":"Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri - GUMIK BALI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-21T13:34:32+00:00","dateModified":"2022-08-21T23:29:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/#\/schema\/person\/13342aeb5563a969df48d63263ffa341"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/2022\/08\/21\/kebebasan-yang-membahagiakan-mampu-memegang-kendali-atas-sesuatu-yang-terjadi-pada-diri-sendiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gumikbali.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebebasan yang Membahagiakan, Mampu Memegang Kendali Atas Sesuatu Yang Terjadi Pada Diri Sendiri"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/#\/schema\/person\/13342aeb5563a969df48d63263ffa341","name":"gumikbali","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/gumikbali.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41ec0cf2a73ad4efeca972ba4d2fe66ad179bb92f2e31d5d0194bda2e15b24fd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41ec0cf2a73ad4efeca972ba4d2fe66ad179bb92f2e31d5d0194bda2e15b24fd?s=96&d=mm&r=g","caption":"gumikbali"},"url":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/author\/gumikbali\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1762"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1767,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1762\/revisions\/1767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gumikbali.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}