TABANAN — Dalam rangka memperingati Hari BPR/BPRS Tahun 2026, Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali menggelar kegiatan Beach Clean Up, Pelepasan Tukik & CSR Hari BPR/BPRS Tahun 2026 di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini diikuti direksi dan anggota BPR/BPRS se-Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus komitmen sosial kepada masyarakat. Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan pelepasan tukik dan penyaluran bantuan CSR.

Ketua DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, mengatakan pelepasan tukik memiliki makna simbolis bagi perjalanan industri BPR/BPRS di Bali.

“Pelepasan tukik ini menjadi simbol doa dan harapan bagi seluruh BPR/BPRS agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi tantangan industri, terus bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Ketut Komplit.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan CSR yang dilaksanakan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial BPR/BPRS kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan BPR/BPRS harus mampu memberi dampak positif dan tumbuh bersama masyarakat di daerah.

“Kegiatan CSR ini memiliki makna kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin menunjukkan bahwa BPR/BPRS tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk saling membantu, mendukung lingkungan, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua OC kegiatan, Agus Hendra Nartha, menjelaskan kegiatan beach clean up bertujuan menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir dan ekosistem laut Bali.

Menurutnya, pantai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali dan sektor pariwisata, sehingga kebersihannya harus dijaga secara berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, Perbarindo Bali ingin mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui tindakan nyata.

“Melalui aksi bersih pantai ini, kami ingin menanamkan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan. Kegiatan sederhana seperti membersihkan sampah di pesisir memiliki manfaat besar untuk menjaga ekosistem laut, kenyamanan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali,” kata Agus Hendra Nartha.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan antaranggota BPR/BPRS sekaligus mempertegas komitmen industri BPR/BPRS dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Bali. (Gumikbali.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *