TABANAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali menggelar puncak perayaan Hari BPR-BPRS Nasional 2026 pada Minggu, 31 Mei 2026 di Garuda Wisnu Serasi, Taman Bung Karno Tabanan, dihadiri asisten administrasi umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan, Nyoman Gede Gunawan, S.Sos., M.Si., Kepala OJK Bali Parjiman dan undangan lainnya.

Hari BPR-BPRS Nasional diperingati setiap tanggal 21 Mei, tapi DPD Perbarindo Bali menyelenggarakan puncak perayaan pada 31 Mei dengan konsep kegiatan sehari penuh dari pagi hingga malam yang melibatkan insan BPR-BPRS, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.

Mengusung tema “Langkah BPR-BPRS untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju”, perayaan tahun ini tidak hanya menghadirkan kegiatan hiburan dan olahraga, tetapi juga rangkaian aksi sosial dan pelestarian lingkungan yang telah dilaksanakan sejak awal Mei 2026.

Ketua DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, SH, mengatakan peringatan Hari BPR-BPRS Nasional merupakan momentum penting bagi industri BPR-BPRS untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud nyata komitmen BPR-BPRS untuk terus hadir, tumbuh, dan berkembang bersama masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa BPR-BPRS adalah sahabat UMKM dan mitra pembangunan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sebelum acara puncak, DPD Perbarindo Bali telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan, di antaranya persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukaru pada 9 Mei 2026 yang diikuti pengurus DPD Perbarindo Bali, panitia Hari BPR-BPRS Nasional 2026, serta anggota Perbarindo Bali.

Selain itu, dilakukan penanaman 1.000 bibit kelapa daksina di kawasan Embung Tukad Unda, Klungkung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan budaya Bali. Kegiatan pelepasan tukik dan aksi bersih pantai (beach clean up) juga digelar di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam.

Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Perbarindo Bali turut menyalurkan paket sembako kepada para nelayan di kawasan Pantai Yeh Gangga.

Pada puncak perayaan, DPD Perbarindo Bali menggelar Perbarindo BPR-BPRS Fun Run kategori 5 kilometer dan Fun Walk yang diikuti ribuan peserta dari kalangan insan BPR-BPRS maupun masyarakat umum. Acara juga dimeriahkan dengan bazar UMKM, lomba mewarnai tingkat TK dan SD, hiburan musik dari Ary Kencana, Kiss Band, dan Harmonia, serta pembagian berbagai doorprize menarik.

Menurut Ketut Komplit, perayaan Hari BPR-BPRS Nasional 2026 menjadi momentum bagi 127 BPR-BPRS di Bali untuk memperkuat peran sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat serta terus mendukung pertumbuhan UMKM sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

“Kami ingin memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa BPR-BPRS adalah garda terdepan dalam mendukung ekonomi keluarga, UMKM, dan ekonomi daerah. Langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan menjadi lompatan besar bagi kemajuan ekonomi bangsa di masa depan,” tegasnya.

Hingga Maret 2026, industri BPR-BPRS di Bali menunjukkan pertumbuhan yang positif dengan total aset mencapai Rp22,634 triliun atau tumbuh 5 persen secara tahunan (year on year). Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp18,247 triliun atau tumbuh 6,6 persen, sementara Kredit yang Diberikan (KYD) mencapai Rp13,770 triliun atau meningkat 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan optimisme industri BPR-BPRS di Bali di tengah berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik global. Melalui peringatan Hari BPR-BPRS Nasional 2026, Perbarindo Bali menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi, mengedukasi, dan memberdayakan UMKM demi mewujudkan ekonomi rakyat yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. (D.Wijaya/Gumikbali.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *