DENPASAR — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pada Kamis (15/10/2026), di ruang meeting FEB Unmas Denpasar. Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR), khususnya dalam menyiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia BPR.
Dekan FEB Unmas Denpasar, Dr. I Gusti Ngurah Bagus Gunadi, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri merupakan bagian penting dari upaya perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, dunia pendidikan perlu terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan industri agar proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga relevan dengan kebutuhan praktis di lapangan.
“Kerja sama ini merupakan salah satu upaya FEB Unmas Denpasar untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan yang kami hasilkan. Kami berharap lulusan Unmas tidak hanya memiliki bekal akademis yang baik, tetapi juga mempunyai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, termasuk industri BPR,” ujar Ngurah Gunadi.
Lebih lanjut, FEB Unmas Denpasar juga menawarkan peluang kerja sama dalam pengembangan kompetensi pegawai BPR melalui pendidikan formal pada jenjang yang lebih tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pegawai BPR untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas profesionalnya, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang lebih berkualitas di industri jasa keuangan.
Ketua DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, yang hadir didampingi sejumlah pengurus DPD Perbarindo Bali, menyambut baik inisiatif dan tawaran kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara industri BPR dan perguruan tinggi merupakan peluang penting untuk membangun hubungan yang saling mendukung, baik dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang kompeten maupun dalam meningkatkan kualitas pegawai yang telah bekerja di industri.

“Kami menyambut baik kerja sama yang ditawarkan FEB Unmas Denpasar. Bagi industri BPR, pengembangan sumber daya manusia merupakan kebutuhan yang sangat penting. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya bagi peningkatan kompetensi insan BPR di Bali,” ungkap Komplit.
Ia juga berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kalangan akademisi dan praktisi BPR. Dengan demikian, dunia pendidikan dapat memperoleh gambaran yang lebih dekat mengenai kebutuhan dan tantangan industri, sementara BPR mendapatkan dukungan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan sektor jasa keuangan.
Kerja sama DPD Perbarindo Bali dan FEB Unmas Denpasar ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan industri BPR. Melalui sinergi tersebut, penguatan kualitas lulusan, peningkatan kompetensi pegawai, serta keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja diharapkan dapat berjalan beriringan demi mendukung industri BPR yang semakin profesional, kompeten, dan berdaya saing.D/Wijaya
