KLUNGKUNG – Memperingati hari ulang tahun ke-57, BPR Tri Darma Putri menggelar TDP Festival 2026 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Semarapura, Klungkung, Jumat (6/11/2026). Mengusung tema “Edukasi & Literasi Keuangan 57 Jam”, festival yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Pembukaan TDP Festival 2026 berlangsung meriah dan dihadiri Bupati Klungkung Made Satria, Ketua DPD Perbarindo Bali Ketut Komplit beserta jajaran, serta sejumlah pimpinan lembaga keuangan, jajaran pemerintah daerah, pelaku UMKM, sponsor, dan masyarakat.
Direktur Utama BPR Tri Darma Putri, Wayan Suandi Adnyana, dalam sambutannya mengatakan TDP Festival merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-57 yang tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“TDP Festival 2026 merupakan rangkaian acara peringatan ulang tahun BPR Tri Darma Putri ke-57, yang sebelumnya kami ada acara sembahyang bersama, donor darah, pasar murah 1.000 paket sembako, sumbangan sosial kepada penyandang difabel dan lansia,” ujarnya.
Menurutnya, tema Edukasi & Literasi Keuangan 57 Jam dipilih sebagai bentuk partisipasi BPR Tri Darma Putri dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya dalam momentum Bulan Inklusi Keuangan.
Melalui festival ini, masyarakat diajak mengunjungi berbagai stan lembaga keuangan yang berpartisipasi, mulai dari BPR, koperasi hingga Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Pengunjung tidak hanya dapat mengenal berbagai produk dan layanan keuangan, tetapi juga memperoleh edukasi serta informasi mengenai produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain aspek edukasi keuangan, TDP Festival 2026 juga menghadirkan ruang bagi pengembangan seni, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Berbagai penampilan seni dari anak-anak tingkat TK, SD, SMP hingga SMA turut memeriahkan panggung festival. Kehadiran artis lagu Bali juga menambah semarak acara dan memberikan hiburan bagi masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan para pelaku UMKM dan sponsor melalui stan usaha menjadi bagian penting dari penyelenggaraan festival. Aktivitas ini diharapkan mampu membuka ruang promosi dan pemasaran produk lokal, memperluas interaksi antara pelaku usaha dengan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi daerah.
“Kami berharap festival ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk menampilkan berbagai acara seni dan budaya, serta memberikan hiburan kepada seluruh masyarakat pada umumnya. Acara festival ini juga tempat berjualan bagi para pedagang UMKM dan para sponsor, dengan harapan dapat menggerakkan dan meningkatkan ekonomi daerah Klungkung khususnya,” ungkap Wayan.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen BPR Tri Darma Putri juga menyampaikan harapan agar senantiasa mendapatkan arahan dan pembinaan dari Perbarindo Bali dalam menjalankan kegiatan usaha secara sehat dan berkelanjutan.(D.Wijaya/Gumikbali.co.id)
