BADUNG, 23 Juli 2026 — Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, Veritas Intercultural School (VIS) Bali memasuki babak baru. Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi menandai komitmen baru untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menjawab tantangan zaman dan mempersiapkan generasi berdaya saing global.

Momentum tersebut dihadiri Wakil Bupati Badung, I Wayan Alit Sucipta, S.H., yang memberikan apresiasi atas langkah transformasi VIS Bali.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan selamat kepada VIS Bali, Bintaro, dan Gading. Ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Alit Sucipta.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa mendukung upaya menghadirkan pendidikan berkualitas yang memiliki daya saing global. Pendidikan, menurutnya, memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu menghadapi perkembangan dan tantangan dunia yang terus berubah.

Sementara itu, Board of Director VIS Bali, Ibu Intan Yuli Bestari, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk menandai babak baru perjalanan VIS Bali.

“Hari ini merupakan babak baru. Transformasi ini bukan hanya perubahan nama, tetapi komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang menggambarkan kebenaran, sekaligus membentuk peserta didik yang terbuka, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya.”

Menurut Intan Yuli Bestari, nama Veritas, yang berarti kebenaran, menjadi nilai penting yang diusung dalam transformasi VIS Bali. Nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter dan budaya pendidikan, bukan hanya sebagai identitas lembaga.

VIS Bali berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, keterbukaan berpikir, serta wawasan peserta didik. Dengan pendekatan lintas budaya, peserta didik diharapkan mampu memahami keberagaman, memiliki perspektif global, dan tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta budaya.

Momentum Hari Anak Nasional sekaligus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Babak baru VIS Bali diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mempersiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, terbuka terhadap keberagaman, berwawasan global, dan memiliki daya saing dalam menghadapi masa depan.

Sebab pendidikan bukan hanya tentang mempersiapkan anak menghadapi masa depan, tetapi juga tentang membentuk mereka agar mampu memberi makna bagi masa depan.(D/W.Gumikbali.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *